Senin, 12 September 2016

soal IPS kelas 7

BENTUK-BENTUK MUKA BUMI

1.       Gejala gerakan kerak bumi dinamakan ….
a. vulkanisme
b. tektonis
c. seisme
d. diastropisme

2.       Daerah ini rawan gempa bumi, kecuali ....
a. Kalimantan
b. Papua
c. Jawa
d. Bali

3.       Kota ini rawan bencana tsunami, kecuali ....
a. Padang
b. Meulaboh
c. Calang
d. Bukittinggi

4.       Jenis gas yang keluar dari gunung berapi yang berupa belerang dinamakan ...
a. mofet
b. solfatara
c. fumarol
d. geyser

5.       Pusat timbulnya gempa dinamakan ....
a. seismogram
b. tsunami
c. episentrum
d. hiposentrum


KEHIDUPAN PADA MASA PRA AKSARA DI INDONESIA

6.       Ciri-ciri masyarakat pra aksara adalah, kecuali:
a. Tidak mengenal tulisan
b. Hidup secara nomaden
c. Tidak memiliki kebudayaan
d. Hidup bergantung pada alam

7.       Fosil adalah:
a. Peninggalan sejarah yang telah membatu
b. Sisa tengkorak manusia purba
c. Sisa-sisa kebudayaan masyarakat pra aksara
d. Tanda-tanda kehidupan masyarakat pra aksara

8.       Zaman batu dibagi menjadi beberapa zaman. Zaman batu yang tertua disebut:
a. Megalithcum
b. Mesolithicum
c. Neolithicum
d. Palaelithicum

9.       Pithecanthropus Erectus merupakan salah satu jenis manusia purba yang ditemukan di:
a. Ngandong
b. Wajak
c. Trinil
d. Sangiran

10.   Kebudayaan Bascon-Hoabin ditemukan di gua-gua di Asia Tenggara. Peninggalan kebudayaan ini ditemukan di daerah Indonesia, yaitu:
a. Kalimantan Barat
b. Sumatera Timur
c. Sulawesi Selatan
d. Nusa Tenggara Timur

11.   Dolmen dan menhir merupakan peninggalan kebudayaan dari zaman:
a. Batu tua
b. Batu tengah
c. Batu muda
d. Batu besar

12.   Zaman logam di Indonesia dimulai pada:
a. Zaman Tembaga
b. Zaman Perunggu
c. Zaman Besi
d. Zaman Megalitikum

13.   Belati Dongson ditemukan di daerah:
a. Makassar
b. Sumatera Selatan
c. Jawa Timur
d. Flores

14.   Masyarakat pra aksara hidup secara nomaden. Nomaden artinya:
a. Bergantung pada alam
b. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain
c. Mengumpulkan bahan makanan
d. Berburu binatang

15.   Kebudayaan kapak lonjong masuk ke Indonesia melalui:
a. Semenanjung Malaka ke Sumatera
b. Semenanjung Malaka ke Kalimantan
c. Filipina ke Kalimantan
d. Filipinan ke Sulawesi

INTERAKSI SOSIAL DAN SOSIALISASI

16.   Manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain. Pernyataan ini menunjukkan bahwa manusia adalah ;
a. mahluk sosial
b. mahluk bergantung
c. mahluk berkelompok
d. mahluk tidak mandiri

17.   Proses di mana orang-orang yang menjalin kontak dan berkomunikasi saling pengaruh mempengaruhi dalam pikiran dan tindakandinamakan
a. komunikasi
b. pertemuan
c. interaksi sosial
d. komunikasi sosial

18.   Agar interaksi dapat berlangsung dibutuhkan dua syarat yaitu:
a. adanya kontak sosial dan komunikasi.
b. Adanya individu dengan individu
c. Antara individu dengan kelompok
d. Antara kelompok dengan kelompok

19.   Yang termasuk kontak sosial secara tidak langsung adalah
a. berkenalan di depan kelas
b. bersalaman ketika sal
c. surat menyurrat
d. bersapaan ketika bertemu

20.   Komunikasi dengan menggunakan bahasa-bahasa isyarat disebut dengan
a. komunikasi non-verbal.
b. komunikasi verbal
c. komunikasi tidak langsung
d. komunikasi isyarat

21.   Kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok atau masyarakat disebut
a. kedudukan
b. status
c. posisi
d. harga diri

22.   Suatu proses mempelajari kebiasaan dan tata kelakukan untuk menjadi bagian dari suatu masyarakat, disebut
a. belajar hidup
b. sosialisasi
c. interaksi sosial
d. belajar sosial

23.   Yang menjadi media sosialisasi adalah
a. orang tua
b. keluarga
c. lingkungan
d. tempat tnggal

24.   Ciri atau watak yang khas dan konsisten sebagai identitas seorang individu, disebut
a. karakter
b. ciri khas
c. kepribadian
d. identitas

25.   Proses sosial di mana suatu kebudayaan menerima unsur-unsur dari suatu kebudayaan lain tanpa menyebabkan hilangnya bentuk kepribadian sendiri dinamakan
a. akulturasi
b. akomodasi
c. kontroversi

d. interaksi

Selasa, 06 September 2016

Jenis-jenis manusia purba di indonesia

JENIS-JENIS MANUSIA PURBA  DI INDONESIA

A. PITHECANTHROPUS
1.       PITHECANTHROPUS ERECTUS


Pithecanthropus erectus, yang artinya Manusia kera yang berjalan tegak, Penemu Pithecanthropus Erectus : Eugene Dubois
Tempat Penemuan/Tempat Ditemukannya : Trinil, Ngawi, Jawa Timur
Tahun : 1891


2.      PITHECANTHROPUS MOJOKERTENSIS

Pithecanthropus mojokertensis, disebut juga dengan Pithecanthropus robustus. Fosil manusia purba ini ditemukan oleh Von Koeningswald tahun 1936 di Jetis,Mojokerto, Jawa Timur. Fosil yang ditemukan hanya berupa tulang tengkorak anak-anak.

3.      PITHECANTHROPUS SOLOENSIS

Pithecanthropus soloensis, ditemukan di dua tempat terpisah oleh Von Koeningswald,Ter Haar  dan Oppernoorth di Ngandong dan Sangiran ,Lembah bengawan Solo antara tahun 1931-1933. Fosil yang ditemukan berupa tengkorak dan juga tulang kering.

Ciri-ciri Pithecanthropus
·         Memiliki tinggi tubuh antara 165-180 cm.
·         Badan tegap, namun tidak setegap Meganthrophus.
·         Volume otak berkisar antara 750 – 1350 cc.
·         Tonjolan kening tebal dan melintang sepanjang pelipis.
·         Hidung lebar dan tidak berdagu.
·         Mempunyai rahang yang kuat dan geraham yang besar.
·         Makanan berupa tumbuhan dan daging hewan buruan. 

B. MEGANTHROPUS

Meganthropus berasal dari 2 (dua) kata, yakni Megas yang berarti "besar/raksasa" dan Anthropus yang berarti "manusia".

Penemu : Von Koenigswald, pada tahun 1936
Tempat Penemuan/Tempat Ditemukannya : Daerah Sangiran, Sragen, Jawa Tengah
Tahun : 1936



Hasil penemuannya ini sering dikenal dengan nama Meganthropus Paleojavanicus, yang memiliki arti "manusia raksasa dari Jawa". Jenis dari manusia purba ini memiliki rahang yang kuat dengan badan yang tegap.


Mereka diperkirakan hidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan, terutama tumbuh-tumbuhan. Meganthropus diperkirakan hidup sekitar 2 hingga 1 juta tahun yang lalu sejak penelitian.

Ciri- ciri :
  1. Memiliki tulang pipi yang tebal
  2. Memiliki otot kunyah yang kuat
  3. Memiliki tonjolan kening yang mencolok
  4. Memiliki tonjolan belakang yang tajam
  5. Tidak memiliki dagu
  6. Memiliki perawakan yang tegap
  7. Memakan jenis tumbuh-tumbuhan
Fosil dari manusia purba ini merupakan fosil manusia purba yang tertua yang pernah ditemukan di Indonesia. Penemu fosil ini, Van Koenigswald yang menemukan fosil berupa rahang atas yang giginya lepas dan rahang bawah.

Fosil Meganthropus Paleojavanicus ini dikatakan sebagai salah satu fosil manusia purba paling primitif.

Sebelumnya, penelitian manusia purba di Indonesia ini dipelopori oleh Eugene Dubois yang berasal dari Belanga, Ny. Selenka, Ter Haar, Oppenoorth serta Von Koenigswald.
C.   HOMO 
Manusia purba dari genus Homo adalah jenis manusia purba yang berumur paling muda, fosil manusia purba jenis ini diperkirakan berasal dari 15.000-40.000 tahun SM. Dari volume otaknya yang sudah menyerupai manusia modern, dapat diketahui bahwa manusia purba ini sudah merupakan manusia (Homo) dan bukan lagi manusia kera (Pithecanthrupus). Homo merupakan
 manusia purba yang memiliki fikiran yang cerdas Di Indonesia sendiri ditemukan tiga jenis manusia purba dari genus Homo, antara lain Homo soloensis, Homo wajakensis, dan Homo floresiensis.
1.       HOMO SOLOENSIS
Homo soloensis, ditemukan oleh Von  Koeningswald dan Weidenrich antara tahun 1931-1934 disekitar sungai bengawan solo. Fosil yang ditemukan hanya berupa tulang tengkorak.
2.      HOMO WAJAKENSIS
Homo wajakensis, ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1889 di Wajak, Jawa Timur. Fosil yang ditemukan berupa rahang bawah, tulang tengkorak, dan beberapa ruas tulang leher.
3.      HOMO FLORENSIS
Homo floresiensis, ditemukan saat penggalian di Liang Bua, Flores oleh tim arkeologi gabungan dari Puslitbang Arkeologi Nasional, Indonesia dan University of New England, Australia pada tahun 2003. Saat dilakukan penggalian pada kedalaman lima meter, ditemukan kerangka mirip manusia yang belum membatu (belum menjadi fosil) dengan ukurannya yang sangat kerdil. Manusia kerdil dari Flores ini diperkirakan hidup antara 94.000 dan 13.000 tahun SM.
Homo Sapiens,diduga merupaka nenek moyang bangsa indonesia yg berasal dari yunan-daratan cina selatan yg menyebar di kepulauan indonesia tahun 1500 SM.

Ciri-ciri Manusia Purba Homo atau Homo Sapiens :
·         Memiliki bentuk tubuh yang hampir sama dengan bentuk tubuh manusia pada zaman sekarang.
·         Banyak meninggalkan benda-benda budaya.
·         Memilki Kehidupan sederhana.